INDONESIA DARUSAT NARKOBA

BNN: 4,2 Juta Jiwa Rakyat Indonesia Pakai Narkoba

, Lintas Indonesia
FOTO | ISTIMEWA ]
Jakarta, Lintas Indonesia -- Badan Narkotika Nasional (BNN) melansir data sebanyak 4,2 juta jiwa telah terindikasi dalam penyalahgunaan narkoba. Dan karenanya, guna mengantisipasi merebaknya peredaran narkoba di tanah air, BNN mendeklarasikan gerakan rehabilitasi bagi 100 ribu penyalahgunaan narkoba. Anang Iskandar, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) mengatakan, gerakan itu sendiri bertujuan untuk merespon terhadap ancaman semakin merebaknya peredaran narkoba di tanah air. Apalagi Indonesia kini bukan lagi sebagai transit peredaran narkoba, tapi sudah jadi negara tujuan dan bahkan sudah di produksi di sini. "Tujuan dari deklarasi gerakan ini, diharapkan bisa menjadi pesan moral yang efektif bagi masyarakat di semua elemen. Mulai dari tokoh agama sampai instansi pemerintah maupun swasta," ujar Anang dalam sosialisasi "Gerakan Rehabilitasi 100.000 Penyalah guna Narkoba" yang berlangsung 26-27 Januari di Jakarta. Diutarakannya, jumlah pengguna narkoba di Indonesia terus mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir, dan peningkatan rata-rata diatas 2 persen per tahunnya. Pada tahun 2015 ini, akan mencapai 5 juta penduduk dengan kerugian masyarakat sekira 48 triliun pertahunnya. "BNN optimis bahwa upaya merehabilitasi 100.000 penyalah guna narkoba tersebut dapat dicapai tahun ini, dari tahun lalu sekitar 28.370 orang yang direhabilitasi. Untuk itu diperlukan kerja sama antara berbagai pihak baik pemerintah swasta dan masyarakat umum," sebutnya Untuk diketahui, BNN saat ini baru memiliki empat tempat rehabilitasi yaitu Lido Bogor, Baddoka Makasar, Tana Merah Samarinda, dan Batam Kepulauan Riau. "Kedepannya, Badan Narkotika Nasional (BNN) berharap bisa memanfaatkan barak militer yang ada di seluruh daerah sebagai tempat rehabilitasi penyalahgunaan narkotika,"pintanya. (fadli)

Artikel Terkait
Terpopuler