Konferensi Asia Afrika

Di KAA, Jokowi Paparkan Tiga Tantangan Negara Asia Afrika

, Lintas Indonesia
FOTO | ISTIMEWA ]
Jakarta, Lintas Indonesia -- Presiden Joko Widodo hari ini resmi membuka Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika di Jakarta, Selasa (22/4). Dalam pidatonya, Jokowi memaparkan tiga tantangan yang harus dihadapi bersama. Menurut Jokowi, tiga tantangan ini harus ditemukan penyelesaiannya agar bangsa-bangsa Asia Afrika bisa berdiri sejajar dengan negara lain di seluruh dunia. Di antara solusinya adalah mempererat kerja sama di beberapa bidang. Tantangan pertama adalah kesejahteraan. Menurut Jokowi tantangan ini bisa diatasi dengan mempererat kerja sama untuk menghapuskan kemiskinan. "Kita harus mempererat kerja sama untuk menghapuskan kemiskinan, kesehatan, ilmu pengetahuan dan memperluas lapangan kerja," ujar Jokowi. Tantangan kedua adalah mempererat solidaritas. Salah satu cara untuk memperkuatnya adalah dengan meningkatkan investasi serta membangun kerja sama ekonomi antara negara-negara Asia Afrika. "Dengan saling membantu membangun konektivitas, infrastruktur, bandara dan jalan. Indonesia akan menjadi jembatan maritim yang menghubungkan kedua benua," tutur Jokowi. Tantangan ketiga adalah stabilitas, baik internal dan eksternal. Dalam hal ini, Jokowi bertanya pada para delegasi. "Kita harus bertanya apa yang salah dengan kita, sehingga banyak negara Asia Afrika yang dilanda berbagai konflik internal, kita harus bekerja sama menghadapi kekerasan, pertikaian dan radikalisme," kata Jokowi. Selain itu, Jokowi juga mengajak negara-negara Asia Afrika perang melawan narkoba yang menghancurkan negara. Namun dia menegaskan bahwa berbagai tantangan ini harus dihadapi dengan damai. "Melalui forum ini, saya yakin bahwa masa depan dunia ada di sekitar ekuator di tangan kita," tegas Jokowi. Hari ini adalah puncak dari KAA setelah sebelumnya didahului oleh pertemuan para pejabat tinggi, menteri luar negeri, dan pelaku bisnis Asia Afrika. Dari 109 negara undangan, 21 kepala negara hadir di Jakarta. Jokowi juga hari ini dijadwalkan akan melakukan pertemuan bilateral beberapa kepala negara, yaitu Singapura, Tiongkok, Jepang dan Yordania. Rangkaian peringatan 60 tahun KAA berlangsung pada 19-24 April di Jakarta dan Bandung. (CNN

Artikel Terkait
Terpopuler