MEGAPOLITAN

Ahok: Kalau Warga Kalijodo Enggak Mau Bongkar Sendiri, Ya Kami "Bongkarin"

, Lintas Indonesia
FOTO | ISTIMEWA ]
Jakarta, Lintas Indonesia -- AKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyampaikan bahwa pihaknya menunggu warga Kalijodo membongkar bangunan liar mereka sendiri. Basuki menyebut bangunan yang berdiri di sepanjang Kalijodo tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). "Nah kami akan tunggu apakah akan bongkar (bangunan) sendiri," kata Basuki, di Balai Kota, Kamis (18/2/2016). Menurut dia, bangunan di Kalijodo berdiri di atas lahan yang sedianya menjadi ruang terbuka hijau (RTH). Sesuai dengan peraturan, RTH tidak boleh diisi bangunan liar. "Makanya kami mau bongkar. Kalau mereka enggak mau bongkar sendiri, ya sudah tunggu 7 hari keluar SP 2," kata Basuki. Hari ini, sejumlah aparat Kelurahan Penjagalan mulai mendatangi pemukiman warga Kalijodo dan membagikan langsung surat peringatan pertama (SP 1). Surat SnP 1 ii pada intinya meminta warga untuk mengosongkan tempat tinggal mereka. Namun, jika peringatan ini tidak dihiraukan, maka Pemprov akan menerbitkan surat peringatan kedua (SP 2). Adapun SP 2 masih berisi peringatan untuk membongkar bangunan sendiri. Jika warga masih menolak, maka dalam tiga hari ke depan akan diterbitkan peringatan ketiga (SP 3). "Kalau warga enggak mau bongkar ya kami bongkarin," kata Basuki. Basuki pun mengaku sudah mendapatkan dukungan dari Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, serta Satpol PP terkait penertiban kawasan Kalijodo.(kompas.com)

Artikel Terkait
Terpopuler