EKONOMI

Tanpa Subsidi Lagi, Harga Suzuki Ertiga Diesel "Hybrid" Naik

, Lintas Indonesia
FOTO | ISTIMEWA ]
Jakarta, Lintas Indonesia --

New Delhi, KompasOtomotif – Pemerintah India telah menarik insentif yang diberikan untuk mobil dengan teknologi mild-hybrid, mulai 1 April 2017. Keputusan pemerintah ini tentu cukup berdampak pada Maruti Suzuki, penguasa pasar otomotif roda empat India.

Mengutip The Time of India, Selasa (4/4/2017), Suzuki India sebelumnya menikmati kucuran subsidi pemerintah, untuk model mobil Ertiga dan Ciaz , yang menggendong teknologi mild-hybrid, sejak skema Faster Adoption of Hybrid and Electric Vehicle (FAME) diberlakukan April 2015 lalu.

Skema ini berarti sudah berlaku dua tahun sejak pertama kali lahir. Jadi, kendaraan yang berada di bawah payung FAME sebelumnya, yaitu mild hybrid, strong hybrid, plug-in hybrid dan pure electric vehicles menikmati insentif khusus.

Kendaraan hibrida-ringan (mild-hybrid) sederhananya memiliki motor listrik, tapi tidak memiliki kemampuan sendiri untuk bisa menjalankan kendaraan, tetapi hanya membantu mesin normal dengan menggunakan energi yang dipulihkan dan disimpan dalam baterai, sehingga diklaim bisa menghemat bahan bakar.

Mesin Ertiga dan Ciaz mengadopsi teknologi mesin ini, dan masing-masing mendapatkan insentif 13.000 rupee atau Rp 2,6 juta per unit, sesuai dengan aturan yang tertera di dalam skema FAME.

Jika di India harganya naik, tentu akan berimbas pada unit sama yang djual di Indonesia. Saat ini harga Ertiga Diesel Hybrid masih di angka Rp 219,5 juta, dan kemungkinan bisa bertambah angkanya. Pihak Suzuki Indomobil Sales belum menjawab terkait hal ini.

Memang, sebelumnya pihak Suzuki pernah mengatakan kalau bakal ada kenaikan harga untuk Ertiga Diesel VIN 2017. Namun, seperti yang disampaikan Makmur, 4W Sales Director Suzuki Indomobil Sales, dirinya hanya menyebut kalau kenaikan karena selisih BBN (Bea Balik Nama) saja.


Artikel Terkait
Terpopuler