Darmin Calon Tunggal BI
Kamis, 29 Juli 2010 03:12

  Lintas Indonesia. Jakarta - Uji materi kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada rapat Komisi XI DPR RI yang membahas mengenai calon Gubernur Bank Indonesia (BI) beberapa waktu yang lalu . Cukup seru dan menegangkan seluruh anggota dewan.

Menurut Harry Azhar Azis  saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi XI DPR RI saat ditemui Lintas Indonesia di ruangan kerjanya menjelaskan secara tegas, “Fraksi  Partai Golkar  dan seluruh anggota komisi XI DPR RI mensepakati dengan mekanisme kapasitas kualitas dan kredibilitas Damin Nasution sebagai Gubrnur Bank Indonesia (BI) dengan  persetujuan Presiden, dengan catatan DPR tetap akan  mengawali  dengan memastikak naik turunya suku bunga SBI dan naik turunnya inflasi yang mencapai 5,5 - 5% untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Terlepas keterlibatan atau tidak Darmin dengan bail-out Bank Century. Itu bukan tanggung jawab DPR tapi  pengadilan-lah yang menentukan. Kita tidak boleh menuduh seseorang dengan tuduhan tanpa   cukup bukti, yang mengetatahui seseorang itu bersalah atau tidak itu urusan Tuhan.”

Dengan demikian, partai yang mendukung Darmin Nasution sebagai Gubernur Bank Indonesia antara lain adalah: Fraksi Partai Golkar (F-PG) , Faksi Partai Amanat Nasional (F-PAN), Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP), Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB). Partai Demokrat F-PD sepakat mendukung Darmin Nasutionse sebagai Gubernur BI Sedangkan partai yang belum sepakat di antaranya, FP- Hanura, F-PKS, dan seterusnya.
Berkenaan dengan hal tersebut, pada rapat tertutup Komisi XI DPR RI yang merupakan kelanjutan dari fit and proper test sebelumnya, menghasilkan beberapa gambaran sebagai berikut:
1.    Partai Golkar (F-PG) sepakat mendukung Darmin Nasution sebagai Gubernur Bank Indonesia  dengan catatan dia harus menstabilkan tingkat suku bunga dan tingkat inflasi demi kepentingan Rakyat indonesia.
2.    Partai Amana Nasional (F-PAN)  sepakat mendukung Darmin Nasution sebagai Gubernur Bank Indonesia denga cacatan membatasi bank asing masuk ke Indonedonesia.
3.    Partai Persatuan Pembanguan (F-PPP) sepakat mendukung Darmin Nasution sebagai Gubernur Bank Indonesia dengan cacatatan menstabilkan tingkat suku bunga dan inflasi
4.    Partai Kebangkitan Bangsa ( F-PKB) sepakat mendukung Darmin nasution dengan catatan, menurunkan suku bunga SBI dan apabila Darmin Nasution menjadi terdakwa di Pegadilan, harus segera mundur dari dari jabatan sebagai  Gubernur BI.(Agus Salim)

 
Baner