NASIONAL

Ketua KPK: Belum Ada Nama SBY dalam Kasus Korupsi e-KTP

, LINTASINDONESIA.com
- FOTO | ISTIMEWA ]
LINTASINDONESIA.COM, -- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyatakan saat ini pihaknya belum menemukan keterlibatan Susilo Bambang Yudhoyono dalam kasus dugaan proyek pengadaan e-KTP. Menurutnya, selama ini penyidik tidak menemukan data atau fakta yang konkret mengenai keterlibatan SBY.

"Kami belum, terus terang tidak ada data yang konkret tentang itu. Sama sekali enggak ada," ucap Agus di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (8/2).

Agus enggan berspekulasi apakah SBY turut berperan dalam kasus korupsi E-KTP atau tidak. Yang jelas Agus juga tak ingin bersikap abai apabila nama SBY muncul dalam pengembangan selanjutnya dalam kasus ini. Jika itu terjadi, KPK akan mengusutnya.


"Kalau nanti ada dalam perkembangan data, ya kita telusuri," katanya.

Ramai pemberitaan keterlibatan SBY dalam kasus dugaan korupsi e-KTP ini bermula dari keterangan Mirwan Amir yang menyebut nama SBY saat memberi kesaksian di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, pada 25 Januari lalu.

Mantan Wakil Ketua Badan Anggaran DPR itu mengaku pernah memberi saran kepada SBY agar menghentikan proyek e-KTP yang tengah dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri. Namun, SBY disebut Mirwan memutuskan tetap melanjutkan proyek itu meski bermasalah.

Di luar persidangan, kuasa hukum Setya Novanto, Firman Wijaya mengatakan bahwa kesaksian Mirwan telah mengungkap siapa sebenarnya aktor besar di balik proyek pengadaan e-KTP.

SBY lantas melaporkan Firman Wijaya ke Badan Reserse Kriminal Polri dengan dugaan fitnah dan pencemaran nama baik.

Pengaduan SBY diterima dengan nomor LP/187/II/2018 tertanggal 6 Februari 2018.

Dalam laporan tersebut, Firman diduga melanggar Pasal 310 KUHP juncto Pasal 311 KUHP juncto Pasal 27 ayat 3 UU No. 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Artikel Terkait
Terpopuler